Tarian Hujan – Dancing Rain

dancing-rain

Judul: Tarian Hujan – Dancing Rain

Pengarang: Jane Ardaneshwari

Penerbit: GPU

Bahasa: Indonesia – Inggris

Tebal: 184 halaman

Review:

Katakan lah sebuah spontanitas—yang mendorong tangan saya untuk meloloskan buku ini dari himpitan buku-buku lain di rak sebuah toko buku lokal. Dan bukan akibat tendensi apa pun, selain karena mata saya menangkap sebuah payung berwarna merah yang terlalu menyolok untuk diabaikan. Benar, payung—yang mau tidak mau berkaitan erat dengan hujan (atau terik, bagi sedikit orang yang mencari-cari kaitan menarik antara payung dan terik ketimbang payung dan hujan—saya contohnya), dan berwarna merah, dan menampung genang air, dan ternyata memang memiliki juluk hujan pada judulnya.

Dancing Rain. Tarian Hujan. Yang disebutkan merupakan sebuah kumpulan puisi, 101 buah puisi oleh Jane Ardaneshwari.

Seketika saya ragu (karena saat itu niatan saya adalah mencari bacaan yang ringan saja) dan setelah menimang-nimang beberapa detik lamanya hampir-hampir menyusrukkannya kembali ke dalam rak. Padahal saya suka puisi. Saya menikmati kalimat-kalimat dalam puisi-puisi. Padahal kebanyakan dari mereka lebih suka berlarian kesana-kemari seenak sendiri, kurang memahami pembaca (terutama si awam seperti saya) yang keringatan mengejar kemana benang merahnya, dan apa sebetulnya maknanya. Continue reading

Advertisements

Riddle SS 2015

ss2015-1-300x300

 

Terima kasih, Santa, hadiahnya benar-benar membuat saya bahagia ^o^

Buku yang saya dapatkan kali ini persis seperti yang saya harap(-harap cemas)kan. Karena sejujurnya, bingkisan ini datang sekitar awal Desember dengan tanggal yang saya kurang pahami. Sempat mendekam di tangan si mbak untuk waktu yang cukup lama dikarenakan saya berada di luar kota dan tidak bisa menerima alih-alih membongkarnya secara langsung. Baru saja kemarin, tepat saat hari Natal, saya akhirnya dapat melihat langsung wujud bingkisan yang telah membuat saya penasaran setengah mati itu. Setelah membuka isinya, rasanya dada saya seperti berdentum keras lalu meledak (dalam artian positif) karena saking bahagianya melihat apa yang saya terima. Dan memang karena di post wishlist sebelumnya saya kelihatan sekali ngeyel menginginkan buku karya Patrick Ness yang satu ini, makanya membuat sang Santa mungkin akhirnya pasrah luluh saja untuk mengabulkannya. Hehehe.

Oleh karena itu, saya ingin sekali mengungkapkan kepada Santa akan rasa terima kasih saya yang membuncah-buncah dan tak mungkin bisa terbendung oleh beton setebal apa pun ini. Namun rasa-rasanya terima kasih seluas samudera atau hingga setinggi mimpi seorang bocah tetap saja tak kan mampu menandingi besarnya rasa syukur dan haru saya atas kebaikan sang Santa. Continue reading

Wishlist SS 2015

ss2015-1-300x300

I think I had left this blog too long. Nearly a year! A little bit sad indeed, but I can do nothing about it honestly. It’s the real life that cruelly has been taking me.. 😦

But for the next time, I will try my best to at least make a post for book reviews as much and as often as I can.

For the Secret Santa event I joined for the third time, I got some books that I really want to have. Here I made a list according to the book-I-want-most: Continue reading

Paper Towns

18690890 (1)

Title: Paper Towns

Author: John Green

Publisher: Bloomsbury

Language: English

Pages: 307 pages

Sinopsis:

Quentin has always loved Margo Roth Spiegelman, for Margo (and her adventures) are the stuff of legend at their high school. So when she one day climbs through his window and summons him on an all-night road trip of revenge he cannot help but follow.

But the next day Margo doesn’t come to school and a week later she is still missing. Q soon learns that there are clues in her disappearance… and they are for him. But as he gets deeper into the mystery – culminating in another awesome road trip across America – he becomes less sure of who and what he is looking for.

Review:

“Margo always loved mysteries. And in everything that came afterward, I could never stop thinking that maybe she loved mysteries so much that she became one.” (p.16)

Quentin ‘Q ‘ Jacobsen loved Margo Roth Spiegelman since that girl moved into his neighbour. Margo has the all of unique characteristic Quentin fall for her. He thinks that Margo is an amazing girl because she was different in any case as compared with the other girls. She’s stunning, eccentric, and has unexpected different way of thinking. These things became the reason why Quentin has a great interest towards Margo. For Quentin , Margo is an complicated adventure with puzzles that he could never guess before. They both became good friends when they were child . But the thing’s slowly changing as they growing older. Margo became a popular girl. While the nerd Quentin felt himself getting too far away to be able to reach Margo.

“That’s always seemed so ridiculous to me, that people want to be around someone because they’re pretty. It’s like picking your breakfast cereals based on color instead of taste.” (p.42)

Continue reading

Who’s My Santa 2014

secretsanta2014

Time to reveal my Secret Santa!

Semuanya yang berawal karena ketidak-tahuan saya yang betul-betul parah tentang informasi yang berkaitan dengan anggota BBI yang banyak sekali jumlahnya ini (boleh dimaklumi mungkin ya, karena saya kan juga anak baru disini… *ngeles*), jadi saya meminta bantuan pada kak Nana untuk memecahkan riddle yang saya terima. Berawal dari percakapan terbuka di twitter inilah yang akhirnya mengundang banyak kakak-kakak yang lain untuk ikut memecahkannya. Ternyata riddle yang aku dapat adalah potongan lagi milik group band Korea, CNBlue (Clue one, check). Yang mana bisa disimpulkan kalau sang Santa adalah penggemar CNBlue (Clue two, check). Dan muncullah lagi sebuah frasa ‘Emotional Angel’ yang disebut-sebut oleh kak Dewi dan kak Ren, yang ternyata adalah julukan untuk Yonghwa oppa! (Clue three, check) Hurray! Cukup? Belum… Karena masalahnya, saya benar-benar sama sekali tidak tahu-menahu siapa anggota BBI yang menyukai Yonghwa oppa ini (T______T”)

Namun, tunggu dulu, pencerahan kembali datang dari kak Dewi yang mengatakan kalau sang Santa sudah mengganti avatar dan headernya dengan gambar Yonghwa oppa (Clue four, check). Continue reading