Mr. Popper’s Penguins

208837

Title: Mr. Popper’s Penguins

Author: Richard and Florence Atwater

Publisher: Little Brown

Language: English

Pages: 139 pages

Sinopsis:

Mr. Popper receives on unexpected delivery—a real, live penguin! Soon, another penguin arrives… and another… until his home is transformed into a snowy winter wonderland. As the penguins—each with a distinct and delightful personality—continue to turn Mr. Popper’s life upside down, he decides to take this show on the road. Mr. Popper’s penguins become a nationwide sensation.

Review:

Mr. Popper is a house painter who living in the pleasant little city called Stillwater. He lived with his wife and two childrens—Bill and Janie. Their very simple life oftenly being a reason for Mrs. Popper to complain about their finances, especially when Mr. Popper had no work to do. The decorating season is only in spring until fall, it’s when people in Stillwater want their houses to be painted. And there’s no more work for him when decorating season is over.

When the jobless time is coming, Mr. Popper will spend all his day to sitting around and reading, and Mrs. Popper will start to complaining her worried again about money. But Mr. Popper with his innocence keep doing his favourite.

Mr. Popper really liked all things about ice and snow. This was the most he regretted of all things he wish could seen but he can’t. He even imagine how great if he can be a scientist instead of a house painter, so that he might doing the Polar expeditions as he wished. But because he couldn’t do, so he always thinking about that. Even while doing his job, Mr. Popper will keep himself imagining those things. He had watched all the Polar movie in town and read all the books about Arctic or Antartic. Try to give him some questions about those cold places or all the Polar explorers, then he will give a most correctly answers about what happened in there or the name of all Polar explorers he knew and what they had done. Continue reading

Advertisements

Charlotte’s Web

IMG-20130729-00973

Judul: Charlotte’s Web (Laba-laba dan Jaring Kesayangannya)

Pengarang: E.B. White

Alih Bahasa: Dina Begum

Penerbit: Dolphin

Bahasa: Indonesia

Tebal: 239 halaman

Sinopsis:

Wilbur adalah seekor babi yang terlahir sangat kecil. Ia hendak dibunuh pemiliknya karena tak laku dijual. Tetapi ia berhasil diselamatkan Fern, gadis kecil pendiam yang memahami bahasa binatang. Jalan takdir membawa Wilbur tinggal di sebuah lumbung besar, berteman dengan seekor laba-laba cantik bernama Charlotte.

Wilbur tiba-tiba galau saat mendengar nasib yang akan menimpanya: disembelih pada perayaan Natal. Charlotte berusaha menyelamatkan Wilbur dari kematian. Dengan benang-benang sutranya, ia memintal tulisan “Babi Hebat” di tengah-tengah jaringnya. Petani dan masyarakat sekitar dibuat geger. Mereka menganggap Wilbur babi yang dianugerahi mukjizat. Wilbur mendadak terkenal, Charlotte sama sekali tak dikenal. Tetapi karena cinta, Charlotte merasa bahagia ketika melihat sahabatnya bahagia.

Review:

“Saya belum pernah mendengar binatang mengatakan sesuatu. Tapi itu bukan berarti mereka pasti tidak mengatakan apa-apa.” (p.145)

Kisah fabel klasik ini dimulai saat Fern memohon pada Ayahnya, John Arable untuk tidak membunuh bayi babi peliharaan keluarga mereka yang terlahir sangat kecil yang disangka akan menyusahkan jika dibiarkan hidup. John Arable mengabulkan permohonan putrinya dan membawa babi kecil itu (yang akhirnya dinamai Wilbur) ke rumah untuk dipelihara Fern.

Fern sangat menyayangi Wilbur. Gadis kecil itu memenuhi tanggung-jawabnya dengan baik untuk mengurus Wilbur dengan tidak pernah lupa memberi sebotol susu hangat tiga kali setiap hari. Fern juga senang mengajak Wilbur bermain dan babi itu dengan setia akan mengikuti Fern kemana saja.

Tetapi setelah Wilbur berumur lima minggu, John Arable bersikeras bahwa Wilbur sudah cukup besar dan harus dijual. Continue reading

BLISS (THE BLISS BAKERY #1)

IMG-20130330-00752

Judul: Bliss (The Bliss Bakery #1)

Pengarang: Kathryn Littlewood

Alih Bahasa: Nadia Mirzha

Penerbit: Mizan Fantasi

Bahasa: Indonesia

Tebal: 308 halaman

Sinopsis:

Musim panas itu, Rosemary Bliss melihat ibunya mengaduk halilintar ke dalam semangkuk adonan dan semakin yakin bahwa orangtuanya menggunakan sihir di Toko Roti Bliss. Rahasianya ada pada sebuah buku resep Bliss Cookery Booke.

Namun, apa jadinya jika Rose dan Ty memutuskan bereksperimen denga beberapa resep saat orangtua mereka pergi? Yah, beberapa Muffin Asmara dan Cookies Kebenaran sepertinya tak akan menimbulkan masalah, bukan? 

Review:

Rosemary Bliss adalah anak kedua dari pasangan Purdy dan Albert Bliss. Kakaknya, Ty, seorang pemuda tampan mendekati sempurna yang seluruh orang bilang masa depannya sudah terjamin bakal cerah. Adiknya, Sage, memiliki bakat humor yang bisa melenyapkan kegusaran dalam sekejap. Dan adik bungsunya, Leigh, adalah makhluk tercantik dan paling menggemaskan yang bisa kau temui. Malangnya, hanya karena Rose kurang beruntung untuk tidak mendapatkan pahatan wajah cantik atau lekukan tubuh molek, dia menjadi agak diabaikan oleh tetangga-tetangganya, seorang pemuda anak pemilik Toko Donat Stetson yang ditaksirnya, bahkan kedua orang tuanya sendiri! Padahal dia adalah satu-satunya penghuni rumah itu yang rajin membantu di toko roti tanpa pernah mengeluh, dan tidak pernah membantah saat disuruh membelikan bahan-bahan dapur yang super banyak.

Tapi menurutnya semua kerja kerasnya itu tidak cukup baik di mata orang tuanya untuk balas memberinya perhatian yang lebih, apalagi tanggung jawab untuk diperbolehkan membuat kue dari buku resep ajaib milik keluarga mereka. Continue reading